Sebagai manusia kita ditakdirkan sebagai mahluk sosial dan mahluk individu dimana saat manusia berperan sebagai mahluk individu memiliki suatu ciri khas / sesuatu yang membedakan kita dengan orang lain dari ciri khas tersebut dapat diketahui pula sifat dan karakteristiknya .

Pada saat manusia berperan sebagai mahluk individu atau perseorangan berarti seseorang tersebut dapat dikatakan hidup atau tinggal bersama individu yang lain dan diartikan juga belum termasuk interaksi sosial dengan atau antar individu disekitarnya . Pada saat seperti ini individu tersebut cenderung mengeluarkan kemampuannya untuk menghadapi masalah yang dimiliki , sehingga tak jarang begitu banyak masalah-masalah baru yang timbul akibat banyaknya pula cara menyelesaikan masalah yang berbeda dari masing-masing individu .

            Masalah seperti ini mungkin setiap orang pernah mengalaminya , masalah ini sering dipicu karena hal kecil kita ambil contoh seperti ini , mungkin karena masalah yang dihadapi oleh individu A belum selesai sepenuhnya tiba-tiba individu B datang tentu dengan pembawaan yang berbeda sehingga individu A yang merasa bahwa masalahnya belum selesai merasa terusik dan individu B juga merasa demikian sehingga terjadilah kesalah pahaman yang dapat menimbulkan perkelahian .

Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa setiap individu memiliki masalahnya masing-masing dan memiliki cara yang berbeda dalam menyelesaikan masalahnya tersebut sehingga dari cara yang berbeda tersebut terkadang dapat membuat individu lain merasa terganggu karena pastinya tiap individu selalu menganggap bahwa cara yang dia lakukan adalah benar .

Jika menyangkut dengan individu berarti menyangkut juga privasi/rahasia pribadi seseorang sehingga untuk mencari solusi dari masalah diatas adalah kesadaran dari masing-masing individu bahwa dalam hidup bermasyarakat diperlukannya rasa tenggang rasa dan gotong royong terhadap sesama sehingga jika seseorang individu melakukan perkelahian,tawuran dan perang di negara ini dapat diakatakan perilaku tersebut adalah perilaku melanggar hukum dan pantas diberikan sanksi sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku di indonesia .Jika kita membahas suatu keluarga maka tentunya yang ada difikiran kita semua merupakan kumpulan dari individu yang memiliki hubungan darah dan memiliki kewajiban dan tanggung jawab antara individu tersebut .

Karena keluarga merupakan kumpulan dari individu berarti dalam kelurga tersebut telah terjalin suatu interaksi sosial dan berarti pula individu berperan sebagai mahluk sosial dimana di dalam hidupnya manusia membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri .Jika dalam pembahasan sebelumnya individu cenderung menyelesaikan masalahnya sendiri jika berperan sebagai mahluk individu lain halnya dengan individu yang berperan sebagai mahluk sosial di dalam lingkungan keluarga karena jika individu telah memiliki kelompok sosial maka ia cenderung melibatkan individu lain di dalam kelompok sosialnya untuk membatunya menyelesaikan masalahnya .

Namun ketika individu berperan sebagai mahluk sosial bukan berarti tanpa masalah justru karena menjadi mahluk sosial maka masalah yang akan dihadapi juga akan semakin banyak dan beragam yang tentunya harus diselesiakan secara kelompok sosial bukan secara individu .

Masalah yang terjadi adalah dipicu karena dari pihak demonstran yang melakukan demonstrasi merasa polisi mengganggu dan menghambat aspirasi mereka untuk sampai kepada seseorang atau instansi yang mereka inginkan sedangkan dari anggota kepolisian karena merasa ia sedang menjalankan tugasnya sehingga ia terkadang mudah terpancing amarahnya karena ulah sang demonstran yang sulit untuk diberikan pengertian sehingga terjadilah kesalah-pahaman antara demonstran dan aggnota kepolisian. 

 

 Ref : roeslanakbar.blogspot.com