Tugas Softskill
Hendri yuda
30107819

Implementasi sistem merupakan realiasi sistem berdasarkan pada desain yang dibuat. Implementasi dilakukan pada sisi server, client, serta manager.
3.5.1. Server
Komponen server terdiri dari modul-modul komunikasi soket, pengiriman citra, dan kompresi JPEG 2000.Komunikasi soket Komunikasi soket terdiri dari beberapa file sebagai berikut :EchoServer .java : berfungsi untuk menerima pesan dari client dan mengatur proses yang akan terjadi.EchoClient.java : berfungsi untuk mengirimkan pesan ke clientKomunikasi soket menggunakan socket programming. Contoh tampilan di salah satu server apabila menerima koneksi dari manager ditunjukkan pada gambar 3.9

Gambar 3.9. Tampilan Pada Server

Selanjutnya server akan menunggu komunikasi selanjutnya baik dari client maupun
manager.
Pengiriman citra
Pengiriman citra tergantung pada file sebagai berikut :
FileSender .java : berfungsi untuk mengirim citra ke client
RemoteReceiver .java : berfungsi sebagai daemon yang selalu siap menerima citra
dari manager atau dari client.Pengiriman citra menggunakan Java™ RMI (Remote Method Invocation). Apabila RemoteReceiver dijalankan secara terpisah, akan muncul tampilan seperti pada gambar 3.10.

Gambar 3.10. Tampilan Proses Penerimaan Citra di Server
Kompresi JPEG 2000
JJ2KEncoder .java : berfungsi melakukan kompresi citra JPEG 2000 dan menghasilkan citra JPEG 2000 berekstensi jp2
JJ2KDecoder .java : berfungsi melakukan ekstraksi citra JPEG 2000 menjadi file
mentah berekstensi PGM (Pixel GrayMap).
JJ2KEncoder dan JJ2KDecoder dapat dijalankan secara terpisah seperti ditunjukkan
pada gambar 3.11.

Gambar 3.11. Tampilan Proses Encoding dan Decoding JJ2000
3.5.2. Manager
Komponen manager terdiri dari modul-modul pengatur, komunikasi soket, pemoton-
gan citra, dan pengiriman citra.
Pengatur
Manager .java : berfungsi mengatur aktifitas manager. Manager.java ini yang bertanggung jawab terhadap proses yang terjadi di manager. Untuk menjalankan program manager, lakukan langkah langkah seperti ditunjukkan pada gambar 3.12.

Gambar 3.12. Tampilan Pada Manager
Komunikasi Soket
EchoServer .java : Berfungsi menunggu pesan dari client untuk mulai melakukan
proses
EchoClient.java : Berfungsi mengirim pesan ke masing-masing server
Pemrograman yang digunakan untuk komunikasi soket adalah pemrograman soket.
Untuk mengaktifkan Server, Manager mengirimkan pesan “kirim” yang artinya
manager siap mengirimkan citra ke server. EchoClient dapat dijalankan secara terpi-
sah . Tampilan pada server ketika menerima
pesan

Pemotongan Citra
Crop.java : berfungsi melakukan pemotongan terhadap citra menjadi empat bagian
yang sama besar. Hasil dari pemotongan citra adalah empat buah citra parsial yang masing-masing berekstensi pgm. Citra-citra tersebut kemudian dikirim ke server1, server2, server3, dan server4.
Pengiriman Citra
FileSender .java : berfungsi untuk mengirimkan citra yang sudah terbagi ke masing-
masing serverPemrograman yang digunakan untuk pengiriman citra adalah pemrograman Java™ RMI. Apabila FileSender dijalankan secara terpisah

3.5.3. Client
Komponen client terdiri dari modul komunikasi soket dan modul penampilan citra.
Komunikasi Soket
EchoServer .java :Berfungsi untuk menunggu pesan dari server dan melakukan re-
spon atas pesan dari server
EchoClient.java : Berfungsi untuk mengirimkan pesan ke manager untuk memulai
proses kompresi citra secara terdistribusi
Apabila client mendapat pesan dari server, maka client akan menunggu citra dari
server dan kemudian menggabungkannya.

Penampilan Citra
Client.java : Berfungsi untuk menggabungkan citra dan menampilkan citra.
Proses penggabungan citra dapat dijalankan secara terpisah

4. Encoder dan Decoder
Encoder dan decoder yang digunakan adalah encoder JPEG 2000 dengan menggu-
nakan transformasi wavelet yang dikembangkan oleh SO/IEC/JTC1/SC29/WG1 dan
decoder dengan menggunakan kuantisasi. Pada tugas akhir kali ini, encoder diatur
dengan spesifikasi sebagai berikut :
Masukan encoder adalah citra mentah berformat PGM (Pixel GrayMap)
Keluaran decoder adalah citra terkompresi JPEG 2000 berformat jp2
Menggunakan kompresi tipe lossy Level dekomposisi transformasi wavelet yang digunakan adalah 5
Kedalaman bit yang digunakan adalah 2 bpp Berikut ini adalah adalah masing-masing komponen pada encoder dan decoder den-
gan JJ2000 :

Tiling
Paket Java™ : jj2000.j2k.image
Modul ini berhubungan dengan dekomposisi citra menjadi beberapa zone yang saling
tidak overlap.

Transformasi Wavelet
Paket Java™ : jj2000.j2k.wavelet.analysis (encoder), jj2000.j2k.wavelet.synthesis
(decoder) Option yang digunakan : -Wlev 5
Modul ini digunakan untuk mengimplementasikan dekomposisi citra dengan meng-
gunakan subband wavelet. Pada tugas akhir kali ini, level dekomposisi yang digu-
nakan adalah 5.

Region of Interest
Paket Java™ : jj2000.j2k.wavelet.roi
Option yang digunakan : -Rroi R x1 y1 x2 y2
Modul ini melakukan downscale (encoder) dan upscale (decoder). RoI yang diim-
plementasikan menggunakan koordinat kartesian dua dimensi dimana x1 adalah
koordinat awal pada arah sumbu x, y1 adalah koordinat awal pada arah sumbu y, x2
adalah koordinat akhir pada arah sumbu x, dan y2 adalah koordinat akhir pada arah
sumbu y. JJ2000 juga mendukung koordinat polar.

Entropy Coding
Paket Java™ : jj2000.j2k.entropy.encode (encoder), jj2000.j2k.entropy.decoder (de-
coder)
Modul ini memiliki dua subsistem. Subsistem yang pertama (Entropy coder/
decoder). Dengan entropy coding, diharapkan citra yang dihasilkan memiliki kualitas
yang bagus pada bitrate yang rendah.

CodeStream
Codestream adalah modul yang bertanggung jawab terhadap tipe format JPEG 2000
yang digunakan. JPEG 2000 dapat memiliki format JP2 ataupun J2K. Pada tugas
akhir kali ini, dipilih format JP2 karena lebih banyak aplikasi yang mendukung JPEG
2000 dengan format citra JP2.